Pengusaha Sapi Beromzet Milyaran Haji Doni

Pengusaha Sapi Beromzet Milyaran Haji Doni
Gambar : mallsapiqurban.blogspot.com
Haji Doni adalah seorang pengusaha sapi di Jakarta. Meskipun profesinya adalah pedagang sapi namun ia mampu menghasilkan pendapatan hingga ratusan juta rupiah per bulan. Dialah salah satu Pengusaha Sapi Beromzet Milyaran Haji Doni.

Kalau dilihat sekilas dari penampilannya Haji Doni tidak terlihat seperti pengusaha-pengusaha besar. Dengan celana jeans dan sepatu sporty ia justru lebih terlihat seperti anak muda. Sedangkan bajunya sangat santai tanpa pakai jas dan dasi.

Karakternya yang ramah dan rendah hati membuat ia disenangi oleh orang di sekitarnya. Terutama dari pihak media yang sering mewawancarainya. Tidak seperti bos-bos lainnya, menemui Haji Doni tidaklah sulit. Bahkan ia tidak sungkan-sungkan meluangkan waktu untuk melayani wartawan.

Karena banyaknya permintaan wawancara akhirnya sekarang ia mendapatkan agenda baru yaitu "Syuting". Seperti halnya artis yang sibuk syuting, pengusaha sapi inipun juga sibuk syuting.

MERUBAH SHOWROOM JADI MALL HEWAN

Kreativitas Haji Doni menjalankan bisnis terbukti dari konsep-konsep yang ia hadirkan. Kalau selama ini jika ada orang yang ingin membeli sapi kurban maka harus pergi langsung ke lokasi peternakan yang ada di daerah pedesaan. Disana baru bisa melihat dan memilih sapi yang akan dibeli.

Akan tetapi Haji Doni tidak begitu. Ia malah membawa sapinya yang ada di peternakan ke kota. Ia mengubah showroom mobilnya yang ada di "kota" menjadi tempat penjualan sapi kurban. Sehingga pembeli tidak perlu lagi pergi ke lokasi peternakan.

Showroom yang berlokasi di jalan akses Universitas Indonesia No 89 A Cimanggis ini biasanya menjual mobil-mobil mewah. Namun dua minggu menjelang hari raya Idul Adha berubah menjadi Mall Hewan Kurban. Mobil-mobil mewah tadi kini telah berubah menjadi segerombolan sapi.

Ide ini sangat kreatif dan belum pernah ada orang yang menggunakan sebelumnya. Haji Doni adalah yang pertama.

Mall Hewan Kurban ini menyediakan berbagai jenis sapi dan kambing dengan harga yang variatif. Mulai dari harga yang termurah Rp 7 juta sampai dengan yang paling mahal Rp 300 juta rupiah per ekor. Harga ini ditentukan oleh jenis sapi, bentuk tubuh dan bobot badan sapi. 

SPG (Sales Promotion Girls)

Pengusaha Sapi Beromzet Milyaran
Gambar : www.berita9.id
Selain itu ia juga menghadirkan 15 orang SPG cantik untuk melayani pembeli sapi kurban. Dengan kostum seperti cowgirl yang mengenakan baju kemeja, celana jeans, sepatu boot dan topi koboi serta sebuah Gadget iPad membuat outlet penjualan sapi ini sangat mencolok dari yang lain.

SPG ini ada yang memang sudah bekerja di showroom mobilnya. Sedangkan sebagiannya lagi berasal dari rumah potong hewan milik Haji Doni. Selain itu ia juga merekrut beberapa orang mahasiswa dari universitas ternama untuk mengisi poisisi keuangan.

Cara ini sangat berhasil dan ia menjadi pengusaha sapi pertama yang mencetuskan ide ini.

JUMLAH SAPI HAJI DONI

Haji Doni memiliki lebih dari 5.000 ekor sapi di peternakannya yang ada di Bogor. Peternakan ini mensuplai permintaan sapi di kota bogor dan daerah sekitarnya. Selain itu ia juga memiliki peternakan lain di daerah Lampung, NTB dan Probolinggo. Kalau dijumlahkan seluruhan sapi yang dimiliki Pak Haji ada sekitar 45.000 ekor sapi.

Bila dibandingkan dengan peternakan sapi (family station) yang ada di Australia jumlah ini jauh lebih banyak. Rata-rata jumlah sapi mereka sekitar 7.000 ekor sampai 25.000. Sedangkan sapi haji doni berjumlah 45.000. Dua kali jumlah family station di Australia.

OMZET PENJUALAN IDUL ADHA

Selama musim hari raya Idul Adha ia mampu menjual 4.700 ekor sapi kurban. Bila seandainya saja kita patok harga rata-rata sapi 15 juta saja berarti ia dapat meraih omzet sebesar 70,5 Miliar rupiah pada musim Idul Adha ini. Penghasilan yang Fantastis !!!.

Penjualan ini dilakukan di empat outlet yang berbeda-beda. Selain itu juga ada yang langsung mengorder ke lokasi peternakannya. Pelanggan sapi kurban Haji Doni berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari pedagang biasa, pengurus masjid, artis, pengusaha, pejabat dan politisi. Dalam sehari ia bisa menjual 50 ekor sapi.

PEMBAYARAN DENGAN KARTU DEBIT

Mall Hewan Kurban ini menjadi satu-satunya outlet penjualan sapi tercanggih di Indonesia. Pasalnya membeli sapi disini tidak hanya dalam bentuk cash namun juga melayani pembayaran dengan Kartu Debit. Dengan begitu pembeli tidak perlu repot-repot membawa uang cash di dalam tasnya. Cukup dengan membawa sebuah kartu debit saja.

Selain itu pelayan ini juga mengurangi resiko terjadinya perampokan di perjalanan. Apalagi kalau membeli sapi di atas 10 ekor, tentu uangnya bisa satu koper. Tentu sangat mencolok dan menarik perhatian orang lain.

ANSURANSI All Risk

Belum cukup itu saja, Mall Hewan Kurban juga memberikan ansuransi untuk sapi yang telah dibeli. Ansuransi All risk. Ansuransi ini menjamin keamanan sapi yang telah dibeli. Seandainya pada saat diantar ke lokasi pembeli ternyata ada sapi yang sakit, luka atau cacat maka ia berani mengganti sapi dengan yang baru.

Sapi baru dicarikan yang semirip mungkin yang dibeli. Baik itu warna, berat badan, jenis sapi dan tanduknya. Namun berdasarkan pengalamannya semua sapi biasanya sampai dengan aman. Sangat jarang ada komplen pelanggan.

TEKNOLOGI SCANNER DI TELINGA

Dengan digunakannya teknologi scanner yang dipasangkan di telinga sapi, membuat pengamatan data recording sapi menjadi lebih mudah. Baik itu umurnya, jenisnya, harganya dan data-data lainnya semua ditampilkan melalui iPad.

Teknologi ini juga menjegah terjadinya resiko sapi tertukar dengan yang lain. Karena identitas pembeli yang telah "deal" akan tertera disini. Selain itu sapi tersebut tidak mungkin lagi terjual lagi kepada kepada orang lain.

AWAL USAHA

Ia memulai usahanya semenjak umur 28 tahun. Awalnya ia adalah seorang pedagang daging di kawasan Cibinong, Jawa Barat. Seiring berjalannya usaha pelanggannya mulai banyak sampai suatu hari ia mendapatkan orderan sapi.

Pada waktu itu ia tidak memiliki modal yang cukup untuk memenuhi pesanan tersebut. Akhirnya dia meminjam modal kepada temannya dan membeli daging kepada importir sapi Australia. Dari sini ia mulai berkecimpung di dunia impor sapi. Setelah memiliki pengalaman yang cukup akhirnya Haji Doni memberanikan diri untuk bertandang ke Australia dan mulai bermitra dengan orang Australia.

Semenjak itulah Pak Haji mulai fokus dan mengembangkan usahanya. Mulai dari memenuhi permintaan pasar tradisional. Kemudian berkembang mensuplai kebutuhan sapi kurban. Hingga hari ini ia memiliki aset peternakan yang sangat berlimpah.

KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI

Selama menjalankan bisnis peternakan sapi tidak selalu berjalan mulus. Ada banyak kendala yang sering ditemuinya. Salah satunya adalah masalah kesulitan pakan sapi. Saat populasi sapi mulai berkembang ia kewalahan menyediakan pakan sapi. Terutama pada musim kering.

Akhirnya ia membuat pengolahan pakan sendiri dalam jumlah yang sangat besar. Setelah adanya pengolahan pakan ini barulah masalah pakan sapi ini teratasi dan usahanya berjalan dengan lancar. Pada hari-hari biasanya ia menjual 70 ekor sapi setiap harinya untuk memenuhi permintaan pasar tradisional dan bebeapa restoran di Jakarta.

Sekarang adalah giliran kamu. Kamu juga bisa menjadi seperti Haji Doni yang sukses beternak. Mulai saja dari skala kecil. Mulai membeli satu ekor sapi atau kambing. Kemudian pelihara selama 3 bulan dan kemudian jual pada momen hari raya kurban. Ini sangat membantu menyalakan semangat kamu. Agar lebih maksimal baca strategi beternak kurban disini.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pengusaha Sapi Beromzet Milyaran Haji Doni"

Post a Comment