Mengembangkan Usaha Peternakan


Mengembangkan Usaha Peternakan merupakan suatu upaya untuk merubah perusahaan menjadi labih baik atau lebih besar dari kondisi sebelumnya. Dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas untuk mengembangkan usaha. Segala kendala juga harus diatasi dengan cepat dan tepat.

Usaha peternakan yang baik selalu berorientasi untuk berkembang. Tanpa perkembangan perusahaan akan digilas oleh waktu dan zaman. Kalau dulu hanya usaha skala rumah tangga yang memiliki 3 ekor sapi. Kini usaha tersebut dikembangkan hingga memiliki 20 ekor sapi dan memiliki karyawan.

Perkembangan memiliki makna yang lebih luas dari 20 ekor sapi ata 20.000 ekor ayam. Perkembangan bisa dinilai dari banyak cara. Bisa dari skala ternak yang dipelihara, dari jumlah karyawan yang dimiliki perusahaan, jumlah penjualan susu atau daging dan bisa dari nilai keuntungan perusahaan tiap tahun.

Cara memandang suatu “perkembangan” perusahaan sangat variatif. Namun demikian kita harus menilai dari sisi yang paling krusial dan yang paling sesuai dengan perusahaan kita.

Contoh... Kita memiliki usaha penetasan ayam lokal (Hatchery). Perusahaan penetasan ini baru berjalan 1 tahun. Bila kita nilai perkembangan perusahaan ini dari jumlah keuntungan yang didapatkan dalam satu tahun tentu tidak tepat.
Mengembangkan Usaha Peternakan Sapi Ayam Kambing
Hal ini karena perusahaan yang baru berumur satu tahun belum bisa mendapatkan keuntungan seperti perusahaan besar yang telah beroperasi bertahun-tahun. Perusahaan membayar hutang usaha dari keuntungan yang didapatkan pada tahun pertama tersebut.

Lalu bagaimana cara menilai perkembangan yang tepat? Cara yang paling tepat adalah dengan mengukur jumlah penjualan yang berhasil dicapai. Berapa ekor penjualan anak ayam (DOC) yang berhasil dicapai di tahun pertama ini.

Sebagai pembanding untuk kinerja tersebut, kita bisa bandingkan dengan jumlah penjualan perusahaan lain pada tahun pertama mereka berjalan. Apakah penjualan kita lebih besar atau lebih kecil? Bila jumlah penjualan mereka lebih banyak dari perusahaan kita, maka pada tahun kedua ini harus menjadi perbaikan kinerja kita. Kalau penjualan kita lebih banyak, kita patut bersyukur dan terus meningkatkan pencapaian ini.

Untuk melakukan pengembangan usaha peternakan perlu dilakukan banyak upaya. Kita bisa membuat program-program khusus untuk meningkatkan produktifitas perusahaan. Seperti melakukan efisiensi dari dalam perusahaan dan meningkatkan efektifitas di luar perusahaan.

Contohnya dalam mengelola pakan ternak. Pakan yang banyak terbuang merupakan tanda usaha ini tidak efisien. Begitu juga bila susunan ransum ternak tidak seimbang, ini juga merupakan tidak efisien.

Selanjutnya adalah efektifitas di luar perusahaan. Ini semua tentang pencapaian perusahaan dalam memasarkan produk-produk perusahaan. Seluruh tim pemasaran harus berupaya untuk memasarkan produk sebaik mungkin. Jangan sampai ada tim pemasaran yang pasif dan stagnan.

Ini akan merimbas buruk terhadap performa penjualan perusahaan. Ujung-ujungnya keuntungan yang dihasilkan akan menurun sehingga akan berimbas dengan pembayaran hutang perusahaan.

Kemudian hal yang perlu diperhatikan adalah Brand perusahaan. Walaupun usaha peternakan kita merupakan perusahaan yang baru terjun ke dunia ini. Tidak ada halangan atau larangan untuk membangun Brand perusaha kita. Justru ini harus dilakukan untuk membuat konsumen kita familiar dengan nama perusahaan serta produk yang kita hasilkan.

Konsumen kita adalah manusia yang memiliki perasaan. Oleh karena itu kita harus mampu memahami konsumen ini. Uang bukanlah hal yang selalu menjadi pertimbangan utama mereka. Ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi mereka. Seperti kenyamanan bertransaksi, kualitas produk yang kita sediakan, kedekatan personal tim marketing kita dengan konsumen.

Jangan sampai tim marketing perusahaan hanya mengenal konsumen untuk sehari saja (hari dimana ia menjual barang). Lalu setelah itu menghilang dan tidak menjalin komunikasi lagi dengan mereka. Terkesan sangat materialistis sekali tim pemasaran kita.

Bangunlah suatu silaturrahmi dengan mereka. Lakukan pendekatan-pendekatan secara psikologis. Bila konsumen ada kemalangan maka jenguklah keluarganya. Bila anak konsumen masuk rumah sakit maka jenguklah sejenak dan hibur keluarga mereka.

Ini akan sangat mempengaruhi sekali terhadap loyalitas konsumen kepada kita. Mereka akan merasa sangat dihargai oleh perusahaan. Untuk ke depannya mereka tidak akan mau kehilangan itu dan akan terus bertransaksi dengan perusahaan kita. Rasanya ini sangat logis dan tepat sekali untuk membangun brand.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengembangkan Usaha Peternakan"

Post a Comment