Cara Membuat Silase Untuk Pakan Sapi

Cara Membuat Silase Untuk Pakan Sapi
Cara Membuat Silase Untuk Pakan Sapi – Sebenarnya membuat silase tidak sulit. Tidak seperti saat kita membaca teorinya di buku. Tapi tetap saja prinsipnya sama seperti yang dijelaskan dibuku. Ada alat dan bahan yang diperlukan seperti rumput, plastik, dedak dan keperluan lainnya. Dari semua itu hal utama yang harus dimiliki adalah konsistensi. Dengan terus konsisten membuat silase maka kamu akan menjadi lebih berpengalaman.

Silases memiliki banyak manfaat dan keuntungan untuk peternak. Baik peternak besar ataupun peternak tradisional. Sebelum kita membuat silase untuk pakan sapi ini sebaiknya kita ketahui dulu apa saja keuntungan dan manfaat yang kita akan kita dapatkan. Jangan sampai kita tidak tau manfaatnya tapi kita sudah buang-buang waktu dan biaya untuk itu.

Ini dia manfaat membuat silase untuk pakan ternak sapi.

Oke setelah kamu membaca artikel di atas kita langsung saja ke cara membuat silase.

1. Potong rumput di pagi hari (sekitar pukul 8.00) sesuai kebutuhan. Bila kita ingin mencoba membuat untuk kebutuhan satu minggu silahkan hitung jumlah berdasarkan jumlah sapi yang dipelihara.

Contohnya saya memelihara 10 ekor sapi dengan berat rata-rata 200 Kg. Kebutuhan hijauan sapi per harinya adalah 10% dari berat badan sapi. Berarti 200 x 10% adalah 20 Kilogram untuk satu ekor sapi. Karena saya pelihara 10 ekor berarti saya harus memotong rumput 200 kilo.

Eits... tunggu dulu. 200 kilo ini baru untuk kebutuhan satu hari lho. Karena kita akan membuat silase untuk kebutuhan satu minggu makan 200 kilo x 7 hari, berarti rumput yang harus saya siapkan adalah 1.400 kilogram atau 1,4 ton.


2. Buat parit di dalam tanah dengan ukuran 2 x 1 x 1 meter. 2 adalah panjangnya, 1 tingginya dan 1 meter lagi adalah dalamnya. Well tentu ini nggak cukup donk untuk 1,4 ton rumput. Untuk mengakali ukuran ini kamu bisa buat panjang hingga 15 meter. Namun tidak efisien, lebih baik buat ukuran 2x1x1 meter sebanyak 10 – 15 lubang. Dengan begitu proses fermentasi menjadi lebih baik.

Selain itu pada saat penggunaan kita tidak perlu haru membuka seluruh lubang. Cukup tentukan saja lubang dan harinya. Lubang 1 untuk hari pertama, lubang 2 untuk hari kedua dan begitu seterusnya.
Cara Membuat Silase di Dalam Tanah


3. Alas lubang parit dengan plastik atau terpal. Pastikan tidak ada yang bocor, karena untuk proses pembuatan silase dibutuhkan kondisi ruangan yang kedap udara (anaerob).


4. Siapkan juga dedak padi sebanyak 2% dari berat rumput. Karena rumput kita adalah 1,4 ton maka 2% x 1,4 ton adalah 28 kilogram (dedak). Dedak ini akan ditaburkan pada setiap lapisan rumput yang dihamparkan ke dalam parit.


5. Selanjutnya masukan rumput dengan rata ke dalam parit. Hamparkan rumput lapis per lapis. Setiap lapisan kemudian ditaburkan dedak padi dengan merata. Dedak ini akan menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme pembuat silase. Isi parit hingga penuh dengan rumput.


6. Kemudian tutup plastik dan timbun dengan tanah. Ingat... Pastikan plastik tidak bocor. Agar lebih aman kita bisa menutupnya dengan menggunakan papan. Tapi kalau tidak ada papan cukup timbun saja dengan hati-hati. Proses ini akan berlangsung selama 15 hari. Setelah itu silase dapat digunakan.

Untuk menyimpan silase dalam waktu yang cukup lama (1 tahun), cukup biarkan saja silase dan jang pernah dibuka-buka. Pada saat waktu yang dibutuhkan barulah silase kita buka dan digunakan untuk pakan sapi.


Note : Kamu bisa gunakan rumput apa saja untuk membuat silase ini. Seperti rumput gajah, rumput padang gembala dan rumput liar yang ada di pinggirian jalan. Pokoknya semua jenis rumput dan lebih disarankan rumput-rumput yang disukai oleh sapi. Plus... Kamu juga bisa memnggunakan batang jagung, jerami kacang tanah, jerami padi dan sisa tanaman lainnya yang masih segar.

Demikian Cara Membuat Silase Untuk Pakan Sapi. Semoga Bermanfaat. (Jangan lupa baca juga postingan yang lainnya ya)

faterna.com

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "Cara Membuat Silase Untuk Pakan Sapi"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete